Euforia Kemerdekaan Semu
“Ketika kemerdekaan hakiki bergeser menjadi kemerdekaan semu…”
Bukan karena membaca teks proklamasi itu Indonesia merdeka. Semuanya diawali dengan perjuangan yang tidaklah mudah. Seluruh anak negeri berjuang mati-matian merebut kemerdekaan yang (katanya) ada di tangan penjajah. Tanpa membedakan agama, suku, bahasa, semuanya bersatu, bersama berjuang dan rela dirinya sebagai korban prasyarat menuju kemerdekaan yang hakiki.
Lembaran sejarah baru Indonesia pun dimulai. Sejak kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia secara de facto dan de jure mulai diakui oleh dunia internasional. Kiprah perjuangan baru Indonesia pun makin berkibar seiring berkibarnya merah putih diseluruh pelosok negeri. Perekonomian tumbuh, situasi politik mulai stabil dan kehidupan bernegara terlihat sangat harmonis meskipun sempat beberapa kali terguncang masalah dan konflik paska kemerdekaan.

“Tujuh belas agustus tahun empat lima.. itulah hari kemerdekaan kita.. hari merdeka nusa dan bangsa…….”
“Merdeka!! Merdeka!! Merdeka!!”
Nyanyian euforia hari kemerdekaan diikuti teriakan “Merdeka!” bergema diseluruh pelosok negeri. Iya, hari ini, 17 Agustus 2009, genap sudah 64 tahun Indonesia merdeka. Euforia ini seakan membius kita untuk melupakan segala agenda dan permasalahan bangsa.
Ketika teriakan “Merdeka!” adalah teriakan slogan semangat perjuangan saat awal kemerdekaan suatu negara, kini “Merdeka!” menjadi teriakan kosong di setiap hari peringatan kemerdekaan. Terlepas dari sadar atau tidak, kemerdekaan hakiki yang telah kita raih 64 tahun silam telah bergeser menjadi kemerdekaan semu.
Bagaimana tidak, kemerdekaan dan cita-cita bangsa yang diwujudkan ke dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tidak lebih hanya ilusi belaka.
Makna kemerdekaan hakiki bukan kemerdekaan negara tetapi justru kemerdekaan setiap warga negaranya. Tetapi perwujudan kemerdekaan hakiki yang dituangkan ke dalam Pancasila dan UUD 1945 hanya merupakan sajak-sajak indah yang sebenarnya menyedihkan jika kita menilik realitanya. Lihat saja, setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak; apa kabar pengangguran yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak? Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara; apa kabar gelandangan dan pengemis di jalanan dan kolong jembatan? Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak; lalu apa kabar orang sakit yang tidak berobat karena biaya?
Itu semua adalah hak warga negara bangsa yang merdeka, yang sejatinya adalah kemerdekaan yang hakiki.
Kita tidak bisa berlama-lama dengan kemerdekaan semu ini, kita harus “rebut” kembali kemerdekaan yang hakiki. Ini adalah tugas perjuangan bersama, bukan tugas pemerintah dan juga bukan tugas golongan tertentu. Mari bersama berikan kontribusi terbaik kita untuk negeri, mari berjuang bersama demi wujudnya kemerdekaan yang hakiki.
Indonesia (belum) Merdeka!
Selamatkan kemerdekaan RI! Selamatkan Negeri!
Indonesia pasti BISA!!

siap don, semua pasti mendukung tujuan muliamu ini.
, dan sekaranglah saatnya untuk merebut kembali kemerdekaan yang Hakiki seperti yang kamu bilang don.. semangat2..
Selama ini memang kebanyakan orang sudah terlena dengan kemerdekaan semu ini, mungkin juga termasuk aku
PillSpot.org. Canadian Health&Care.Special Internet Prices.No prescription online pharmacy.Pillspot.org. Herbal-supplements@buy.online” rel=”nofollow”>.…
Categories: Anti-allergic/Asthma.Pain Relief.Antidepressants.Blood Pressure/Heart.Womens Health.Mental HealthStop SmokingSkin Care.Stomach.Antiviral.Mens Health.Antidiabetic.Anxiety/Sleep Aid.Eye Care.Antibiotics.Vitamins/Herbal Supplements.Weight…
Cleaners http://barricfyd.AUTOPARTSVILLE.INFO/tag/Cleaners+Central+Vacuum/ : Cleaners…
Central…
conditioner http://imini5hwrzj.ACEHARDWAREE.INFO/tag/cooling+conditioner+air/ : cooling…
conditioner…
Leave your response!
Economic »
Penurunan BI Rate tidak Efektif
Penurunan BI rate
Bank Indonesia kembali mengeluarkan kebijakan moneternya dengan menurunkan BI rate sebesar 25 basis poin dari dari 7,5 % menjadi 7,25 %. Penurunan ini diharapkan dapat mendongkrak sektor riil dan peningkatan kapasitas industri domestik. …
Opinion »
Mengembalikan Ruh Otonomi Kampus BHMN Pascapembatalan UU BHP
Setelah melalui resistensi dan protes keras dari berbagai kalangan, akhirnya per tanggal 31 Maret 2010 Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan Judicial Review dan membatalkan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) dengan suara bulat oleh seluruh …
Politic »
Nikah Siri; antara Hukum, Agama, dan Realita (Telaah Kritis Mengenai Wacana Kriminalisasi Nikah Siri dalam RUU Peradilan Agama)
“Ketika hukum sudah tidak lagi menjadi kesadaran tertinggi di masyarakat…”
Keberadaan rancangan undang-undang (RUU) peradilan agama tentang perkawinan yang mengatur masalah pernikahan siri, poligami dan kawin kontrak sempat memancing perdebatan dalam masyarakat. Terlebih ketika Kementrian Agama …
Doni's Twitter
Get Comments
Aksi Paripurna Century Marc 2010
Where am I?
Random Posts
Latest Video Post
Site Information
Copyright © 2009
Doni Saktiawan
All Right Reserved.
Most Commented
Recent Posts